Senin, 18 Januari 2016

CURRICULUM VITAE (CV)

CURRICULUM VITAE


 


A. PENGERTIAN CURRICULUM VITAE (CV)

Curriculum vitae (CV) adalah deskripsi tertulis tentang pengalaman kerja, latar belakang pendidikan, dan keterampilan. CV atau daftar riwayat hidup adalah dokumen yang memberikan gambaran mengenai pengalaman seseorang dan kualiikasi lainnya. Di beberapa negara, suatu CV biasanya merupakan hal utama yang dijumpai seorang majikan potensial tentan pencari kerja dan sering digunakan untuk menyaring aplikan ketika mencari pekerjaan  dan biasanya di lanjutkan dengan wawancara.

B. MANFAAT CURRICULUM VITAE

Manfaat CV adalah menjelaskan keterangan diri, informasi diri, data diri dan sebagainya. Dengan CV setiap orang yang membaca dan memeriksa CV seseorang akan mengeahui dan menelaah setiap orang dari informasi yang telah diberikan  serta dapat membrikan gambaran seseorang melalui kegiatan-kegiatan atau spesifikasinya dalam pemdidikan dan berorganisasi . dengan kata lain CV menjelaskan kriteria diri dalam bentuk teks.

C. SUSUNAN CURRICULUM VITAE
  • Data Pribadi.

Bagian ini berisi nama, alamat , agama, email , nomor telepon, dan identitas pribadi lainnya.
  • Pendidikan.

Bagian ini menjelaskan latar belakang dan berhubungan dengan pekerjaan yang di tuju . pada umumnya banyak yang membuat CV menjelaskan dari TK, SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi.
  • Pengalaman kerja.

Bagian ini adalah bagian yang paling dilihat oleh perekrut kerja . pengalaman kerja memberikan gambaran apakah seorang kandidat sudah memiliki jam terbang yang cukup atau masih terbatas. Rekruter juga bisa menentukan apakah kandidat dapat segera menyesuiakan diri di organisasi yang baru atau apakah dia butuh penyesuaian panjang.
  • Skill yang dimiliki.

Seharusnya pada bagian in perluu dijelaskan dalam CV skill apa saja yang telah dimiliki sebagai proses belajar maupun pengalaman dari pekerjaan sebelumnya. Dan dibuat dalam bentuk yang meyakinkan dan informatif.
  • Training yang diikuti.

Untuk lebih meyakinkan lagi perlu memasukan daftar training yang pernah siikuti sebelumnya untuk memberikan gambaran sejauh mana pemilik CV telah berkembang dan wawasan apa saja yang sudah di miliki.
  • Prestasi .

Ini adalah bagian yang penting disamping pengalamana kerja yang menjelaskan keunikan , kelebihan, dan prestasi sebagai individu sekaligus pencapaian dibidang tertentu.
  • Kegiatan ekstrakurikuler/kemasyarakatan.

Selain hal-hal yang berhubungan langsung dengan pekerjaan  pada CV juga diperlukan membrikan sedikit gambaran kegiatan yang dilakukan dimasyarakat. Ini akan menunjukan bahwa pemilik CV bisa membagi waktu dan memilki hubungan sosial yang laus , tidak hanya sebatas di lingkunag pekerjaan.

D. CONTOH CURRICULUM VITAE (CV)









SUMBER  DATA :



TATA CARA SURAT MENYURAT

SURAT MENYURAT




A. PENGERTIAN SURAT MENYURAT

Secara umum surat adalah suatu sarana untuk menyampaikan informasi atau pernyataan secara tertulis kepada pihak lain baik atas nama pribadi ataupun kedinasan. Surat juga merupakan wakil resmi dari yang mengirim untuk membicarakan masalah yang dihadapi . secara singkat dapat ditemukan bahwa surat adalah alat komunikasi yang penrting salam tata kerja tata usaha, apabila terjadi hubungan surat menyurat  secara terus menerus dan berkesinambungan maka kegiatan ini disebut surat menyurat atau lazimnya korespondensi.

B. FUNGSI SURAT MENYURAT
Surat yang berfungsi sebagai salah satu alat komunikasi dalam dunia usaha dan perkantoran, selain itu juga dapat berfungsi sebagai:
  • Alat bukti tertulis : adanya hitam diatas putih yang berguna untuk menjadikan buti apabila terjadi perselisihan atau salah tafsir anatar kantor atau pejabat yang mengadakan korespondensi.
  • Alat pengingat : berguna untuk mengetahui hal-hal yang terlupa atau telah lama .
  • Bukti historis : berguna sebagai bahan riset mengenai keadaan atau aktifitas suatu organisasi pada masa lalu.
  • Duta organisasi : suart dapat menceminkan keadaan mentalitas , jiwa dan kondisi intern dari organisasi atau kantor yang bersangkutan
  • Pedoman : surat juga merupakan pedoman dalam pelaksanaan pekerjaan .


C. SYARAT-SYARAT DALAM SURAT MENYURAT
  • Jelas : Jelas disini berarti tulisan mudah dibaca dan mudah dipahami baik dari identitas si pengirim surat , nama dan alamat yang dituju , serta dari isi surat itu sendiri.

  • Benar : Benar disini bearti isi dari surat tersebut memang benar maksud dan tujuannya (tidak untuk iseng) , serta mengunakan kosa kata yang baku.

  • Sopan : Sopan disini berarti mengunakan bahasa yang tidak hanya baku tetapi juga memiliki sopan santun.
  • Singkat/ tidak terlalu bertele-tele : Singkat disini bukan berarti penulisan katanya yang harus di singkat-singkat , tetapi menggunakan bahasa yang efektif sehingga surat tidak terlalu panjang lebar.
  • Lengkap : Lengkap disini bearti maksud dan tujuan sudah terwakili atau tertuang semua didalam surat.
  • Menarik. : Menarik disni bukan bearti harus menggunakan kosakata seperti di iklan-iklan yang sering kita jumpai, tetapi kertas dan sampul surat harus serasi, bersih dan rapi sehingga enak dipandang dan dibaca.


D. BAGIAN-BAGIAN SURAT MENYURAT
  • Kepala surat/ kop surat.

Kepala surat atau yang sering disebut dengan kop surat merupakan bagian teratas dalam sebuah surat. Fungsi penyertaan kepala surat tersebut tidak lepas dari pemberian informasi mengenai nama, alamat, kegiatan dari lembaga tersebut serta juga bisa menjadi alat promosi . bagian surat pertama ini berisi:
v  Logo atau lambag dari sebuah instansi, lembaga , perusahaan atau organisasi
v  Nama instansi , lembaga , perusahaan, atau organisasi tersebut.
v  Alamat instansi ,lembaga, perusahaan , atau organisasi tersebut.
v  Nomor telepon, kode pos, alamat email atau alamat web.
  • Tempat dan tanggal surat.

Pencantuman temapt dan tanggal surat sendiri ditujukan untuk memberikan informasi mengenai tempat dan tanggal penulisan surat tersebut. Untuk tempat biasanya tdak dicantumkan kembali jika tempat sudah ditulis dikepala surat yang erupa alamat instansi.
  • Nomor surat.

Sebuah surat resmi yang mewakili sebuah lembaga, instansi, perusahaan atau organisasi biasanya menggunakan penomoran terhadap surat yang dikeluarkan atau yang diterima. Nomor surat biasanya meliputi nomor urut penulisan suart , kode surat, tanggal surat. Penomoran surat tersebut berfungsi untuk memudahkan pengaturan baik untuk penyimpanan maupun penemuan kembali bila diperlukan, mengetahui jumlah surat yang diterima dan dikeluarkan, memudahkan pengklarifikasian surat berdasarkan isinya, dan penunjukan secara akurat sumber dalam hubungan surat meyurat.
  • Lampiran .

Bagian lampiran merupakan bagiana penjelas yang menginformasikan bahwa ada sejumlah berkas atau dokumen yang disertakan dalam surat tersebut. Jika tidak terdapat berkas atas dokumen yang dilampirkan maka bagian lampiran bisa ditiadakan.

  • Hal atau perihal.

Hal atau perihal adlah bagian yang menunjukan pokok isi surat. Isi dari hal ini singkat saja , jika agak panjang bisa dijadikan dua atau tiga baris agar tidak menggangu format.
Alamat Dalam.
Penulisan alamat dalam dapat ditulis sbb :
v  penulisan kata Yth. Mengikuti ornag yang dikirimi surat.
v  Yang diberikan kata Yth. Adalah orangnya bukan lemabaga nya.
  • Salam Pembuka.

Salam pembuka berfungsi sebgai sapaan dalam surat. Salam pembuka ditulis dengan huruf kapital diawal dan diakhiri oleh tanda koma. Contoh :
v  Dengan hormat,
v  Salam pramuka,
v  Asslamulaikum wr, wb.
  • Isi Surat.

Isi surat terdiri dari 3 bagian yaitu : bagian pembuka sebagai alenaia pertama yang berfungsi sebagai kata pengantar terhadap informasi yang disampaikan, bagian isi yang berisi informasi yang akan di sampaikan, dan bagian penutup yang berisi ucapan terima kasih dari penulis surat kepada pembaca surat.
  • Salam Penutup.

Penutupan surat biasanya menggunakan kata : “hormat saya, hormat kami, Wassalam”. Penulisan salam penutup tersebut seperti salam pembuka yang diawali oleh huruf kapital dan diakhiri dengan tanda koma.
  • Nama jelas pengirim dan tanda tangan.

Setelah salam penutup , terdapat pula nama jelas pengirim surat beserta tanda tangannya.
  • Tembusan .

Tembusan merupakan bagian surat yang menunjukan pihak atau irang lain yang juga berhak mendapatkan surat tersebut. Contoh :

Tembusan :
1.       Kepala SMA negeri 01 Tanjung
2.       Pembina OSIS SMA Negeri 01 Tanjung


E. CONTOH SURAT 









































sumber : 
  

Minggu, 06 Desember 2015

MATERI LAPORAN

LAPORAN 

A.   PENGERTIAN LAPORAN

Laporan adalah suatu bentuk penyampaian informasi, data , atau berita baik secara lisan atau tulisan . didalam laporan terdapat kegiatan pencatatan, pengumpulan , pemeriksaan, pengtikan, dan pengeelolaan data. Secara umum laporan adalah bentuk penyampaian berita, keterangan atau pertanggung jawaban baik secara lisan maupun tulisan dari bawahaan kepada atasan sesuai hubungan wewenang dan tanggunga jawab diantara mereka.

B.    JENIS JENIS LAPORAN

a. laporan formal  adalah penyajian data tentang keadaan atau kegiatan yang telah dilakukan oleh seseorang seletelah menyelesaikan tugas yang dibeikan . laporan ini berfungsi sebagai :
  • alat pertanggung jawaban secara tertulis 
  • alat pendokumentasi 
  • alat studi banding 
  • alat pengambilan keputusan 
  • melatih berpikir sistematis
laporan formal terdiri dari :

I. bagian pendahuluan 
  • bagian pendahuluan tediri dari : judul, tujuan penulisan, identitas penulis, isntansi , asal kota penyusunan, dan tahun.
  • halaman pengesahan
  • halaman motto 
  • halaman pesembahan
  • daftar isi
  • daftra tabel
  • daftar gambar
  • daftar grafik
  • abstrak
II. bagian isi 
  • bab 1: pendahuluan, latar belakang, identifikasi masalah, pembatasan masalah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penulisan.
  • bab 2 : kajian pustaka
  • bab 3 : metode penelitian 
  • bab 4 : pembahasan 
  • bab 5 : penutup 
III. penutup 
  • daftar pustaka 
  • daftar lampiran
  • indeks atau daftra istilah.

b. laporan non formal adalah laporan yang tidak memenuhi beberapa unsur formal diatas. laporan ini bersifat pribadi yang disesuaikan kepentingan penulis. menurut bentuk laporan dibedakan atas
  • laporan berbentuk formulir isian
  • laporan berbentuk surat 
  • laporan jurnalistik
  • laporan ilmiah
  • laporan berbentuk memorandum
  • laporan percobaan
  • laporan hasil pengamatan
  • laporan perjalanan.
C. UNSUR UNSUR LAPORAN

secara umum isi laporan penelitian meliputi unsur-unsur sebagai berikut :
  • judul 
  • latar belakang & perumusan permasalah
  • tujuan dan lingkup penelitian 
  • tinjauan pustaka
  • hipotesis
  • cara penelitian 
  • jadwal penelitian 
  • daftar pustaka 
  • lampiran 

D. CONTOH LAPORAN 

PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang Masalah
Penggunaan internet bukanlah suatu hal yang istimewa atau khusus untuk kalangan tertentu, baik dari segi profesi, kalangan masyarakat, pendidikan dan usia, dan hampir semua golongan mengetahui dan akrab dengan internet.
Seiring dengan berjalannya waktu  yang pesat, banyak situs dan aplikasi pertemanan promosi dan aplikasi-aplikasi lain. Diantaranya adalah Google Talk, AIM, Yahoo, Live Mesengger, My Space, Friendster, Twitter dan Facebook.
Pada Proposal penelitian ini kami mencoba menganalisa dampak pengarus Facebook terhadap pelajar dan menghubukannya terhadap tingkat prestasi belajar mereka masing-masing. Proposal penelitian ini sudah kami rancang sedemikian rupa sesuai dengan topik yang sudah kami bahas dengan materi serta pembahasan secara garis besar. Berikut ini adalah isi daripada karya tulis yang sudah kami buat. Semoga anda membacanya memperoleh pengetahuan seperti yang anda inginkan sebelumnya.

1.2    Rumusan Masalah
Dalam Proposal ini, rumusan masalah yang kelompok kami dapat disimpulkan sesuai dengan masalah pada judul penelitian kami adalah sebagai berikut :
a)         Apa sebenarnya yang dimaksud dengan FB ?
b)        Mengapa banyak remaja yang menggunakan FB ?
c)         Apa dampak FB bagi kalangan remaja ?

1.3    Tujuan Penelitian
a)         Untuk mengetahui arti FB sebenarnya
b)        Untuk mengetahui alasan remaja mengetahui FB
c)         Untuk mengetahui dampak positif dan negatif dari FB bagi kalangan remaja

1.4    Hipotesis
Hipotesis kelompok kami dapat disimpulkan pada proposal ini terdiri dari 2 bagian yaitu sebagai berikut :
Ho          :    Tidak adanya pengaruh Facebook siswa MA NURUL HUDA terhadap prestasi belajar
Hi           :    Adanya pengaruh Facebook siswa MA NURUL HUDA terhadap prestasi belajar

1.5    Operasionalisasi Variabel
Variabel yang ada dalam Karya Tulis ini terbagi menjadi 2 variabel, yaitu :
-       Variabel Bebas       : Pengaruh Facebook terhadap pelajar
-       Variabel Terikat     : Prestasi Belajar


BAB II
METODE PENELITIAN

Pada bagian ini, metode penelitian yang kami gunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara deskriftif.
Metode penelitian yang kami gunakan pada laporan hasil penelitian kami ini juga meliputi beberapa indikator.

2.1         Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang kelompok kami terapkan pada laporan hasil penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Kami memilih jenis penelitian tersebut karena disebabkan jangka waktu yang kami miliki hanya sebentar sehingga tidak memungkinkan kami untuk menerapkan jenis penelitian kualitatif.

2.2         Lokasi Penelitian
Lokasi yang menjadi tempat bagi kami untuk melakukan penelitian adalah lingkungan MA NURUL HUDA seluruhnya.

2.3         Metode Pengumpulan Data
Metode yang kami lakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.    Metode Observasi
Yaitu dilakukan dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap aktifitas di lapangan.
2.    Metode Study Pustaka
Yaitu berupa kajian literature yang sesuai dengan penelitian baik berupa buku maupun dari sumber internet.



2.4         Populasi dan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MA NURUL HUDA. Sedangkan, sampel yang berjumlah 2 orang siswa MA NURUL HUDA dari masing-masing kelas.
BAB III
MATERI PENJELASAN TENTANG FACEBOOK

3.1         Sejarah Facebook
Facebook adalah situs web jaringan sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg.
Pada Juli 2007 situs ini memiliki jumlah pengguna terbesar diantara sistus-situs lain.

3.2         Dampak Positif Facebook
a.         Lebih informatif, ada new speed, status update, photos, posted item. Kita bisa dengan mudah memantau hal apa saja yang terjadi.
b.        Lebih mudah mengecek pembicaraan dengan rekan-rekan kita.
c.         Jika ada event kemudian ada foto-foto, kita bisa men-tagged teman kita sehingga bisa melihat foto tersebut dari tempat mereka.

3.3         Dampak Negatif Facebook
a.       Autis membayangi kita
b.      Minimnya sosialisasi dengan lingkungan
c.       Boros
d.      Mengganggu kesehatan
e.       Waktu belajar kurang
f.       Kurangnya perhatian untuk keluarga
g.      Tersebarnya data pribadi
h.      Mudah menemukan sesuatu berbau pornografi dan sex
i.        Rawan terjadinya perselisihan
j.        Rawan penipuan

3.4         Alasan Remaja Menggunakan Facebook
1.        Mempermudah kegiatan belajar, karena dapat digunakan sebagai sarana untuk berdiskusi dengan teman
2.        Mencari dan menambah teman, karena akun FB dapat berteman kembali dengan teman lama
3.        Menghilangkan kepenatan belajar, itu bisa menjadi obat stres setelah seharian bergelut dengan pelajaran di sekolah.

3.5         Pencegah hal-hal yang Tidak Diinginkan Dalam Menggunakan Facebook
1.      Memasang fhoto profil yang sopan karena dengan memasang foto profil ydapat menimbulkan bahkan menimbulkan nafsu
2.      Membuat FB yang tidak menyindir siapapun. Jangan sekali-kali melampiaskan kepada orang lain di jejaring sosial.
3.      Bersikap sopan jaga tingkah laku dan ucapan kita karena dilihat dan disaksikan orang banyak
4.      Menulis sesuatu dan menjelekkan orang lain membuat pengguna FB yang lain merasa malu dan terimidasi dengan sikap kita yang sebenarnya hanya bercanda.



BAB IV
PENUTUP

4.1         Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan terhadap seluruh siswa MA NURUL HUDA, facebook adalah suatu jejaring sosial yang mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan. Facebook juga mempunyai beberapa manfaat, namun juga memberikan dampak negatif. Semua itu tergantung pada diri kita sendiri.
Akan tetapi dampak buruk facebook terhadap kehidupan sosial remaja lebih berbahaya dan perlu diantidifasi.

4.2         Saran
a.    Remaja
Sebaiknya para remaja dapat menggunakan facebook secara konsekuen dengan cara memilih waktu antara waktu belajar dan menggunakan facebook.
b.    Sekolah
Sebaiknya diadakan pembinaan dan sosialisasi terhadap remaja yang nantinya remaja mengerti apa dampak buruk dari facebook.



SUMBER DATA :

http://alihusain170491.blogspot.co.id/2013/05/laporan-formal-dan-non-formal.html 
http://seputarpengertian.blogspot.co.id/2015/02/seputar-pengertian-laporan.html 
http://devisofiah23.blogspot.com/2015/01/contoh-laporan-penelitian-sosial.html